Dampak Perubahan Pengetahuan dan Teknologi Pada Peralihan Ruangan, lihatlah pemukiman rumahmu, saksikan jalan raya, tempat umum, bangunan, dan manusia yang melakukan aktivitas di situ.

Kondisi yang kamu saksikan ini hari pasti berlainan dengan kondisi sepuluh tahun lalu, 20 tahun kemarin, apa lagi 100 tahun kemarin.

Peralihan yang terjadi dari periode ke periode ini dikuasai oleh perubahan pengetahuan dan pengetahuan dan tehnologi.

Mencuplik Kemdikbud RI, perubahan pengetahuan dan tehnologi punya imbas pada beragam faktor kehidupan manusia karena mempermudah dalam beragam kegiatan dan tugas manusia.

  1. Teknologi yang mempunyai peran besar dalam mengganti kehidupan manusia dalam berkaitan ialah tehnologi transportasi, tehnologi komunikasi, dan tehnologi produksi.
  2. Teknologi ransporasi digunakan untuk mengganti barang dan manusia dari 1 tempat ke lain tempat
  3. Teknologi komunikasi digunakan untuk tukar info, pengetahuan yang hasilkan tehnologi komunikasi turunkan jarak dan waktu dalam berkaitan antar pihak
  4. Teknologi produksi dipakai untuk produksi sandang, pangan, dan papan.

Berikut informasi Dampak Perubahan Pengetahuan dan Teknologi Pada Peralihan Ruangan :

Dampak Perubahan Pengetahuan dan Teknologi Pada Peralihan Ruangan

Dampak Perubahan Pengetahuan dan Teknologi Pada Peralihan Ruangan

Dampak teknologi transportasi pada peralihan ruangan di negara ASEAN

Tehnologi transportasi meliputi bermacam type alat transportasi di darat, laut dan udara. Pengetahuan dan pengetahuan yang makin luas memungkinkannya perubahan beragam type alat transportasi yang nyaman, cepat, dan tingkat keamanan tinggi.

Contoh kereta cepat monorel, pesawat terbang, speed boat yang tetap alami pembaruan untuk kenyamanan penumpang. Tapi di beberapa negara ASEAN, alat transportasi tradisionil yang belum memakai mesin dapat ditemui dan bertahan. Contoh, pedati, delman, dan becak.

Perubahan tehnologi transportasi bawa peralihan kegiatan manusia yang punyai dampak pada peralihan tata kehidupan.

Transportasi udara berbentuk pesawat tidak lagi alat transportasi mahal. Tiap orang bisa naik pesawat karena cepat, nyaman dan harga dapat diraih. Transportasi air berbentuk kapal tidak cuma untuk alat transportasi tapi juga fasilitas rekreasi. Transportasi darat makin memberi alternative perjalanan.

Perubahan transportasi memerlukan ruangan sebagai fasilitas dan prasarana.

Makin alat transportasi di darat, laut dan udara karena itu fasilitas dan prasarana partisipan makin pencet pembangunannya, seperti peluasan jalan, terminal, lapangan terbang, pelabuhan atau dermaga.

Pembangunan prasarana transportasi akan mengganti keadaan daerah pada sebuah negara. Lahan-lahan produktif seperti rimba atau sawah diganti untuk membuat jaringan jalan.

Di sejumlah negara ASEAN, eksperimen jaringan jalan raya transportasi darat telah hebat. Contoh Singapura dan Thailand yang lebih transportasi darat bawah tanah.

Peralihan pemakaian tempat sebagai fasilitas transportasi terjadi disekitaran lapangan terbang. Lokasi yang permulaannya dipakai sebagai permukiman atau persawahan ditukar untuk peluasan tempat lapangan terbang. Contoh, pembangunan Lapangan terbang Suvarnabhumi di Thailand gantikan Lapangan terbang Don Muang, Lapangan terbang Senggang Prabang di Laos, Lapangan terbang Ninoy Aquino di Filipina, dan sebagainya.

Dampak tehnologi komunikasi pada peralihan ruangan di negara ASEAN

Komunikasi ialah langkah manusia sama terkait atau berkaitan. Langkah berbicara pertama kalinya dikasih oleh ibu ke anaknya, yang disebutkan bahasa ibu. Contoh bahasa ibu, bahasa Indonesia, bahasa Melayu, bahasa Inggris atau bahasa lain.

Pengetahuan dan pengetahuan berjasa mengganti perubahan tehnologi komunikasi jadi makin hebat. Tehnologi komunikasi memungkinkannya info menebar luas dalam sekejap. Perubahan tehnologi komunikasi benar-benar memberikan keuntungan karena turunkan jarak dan waktu.

Berlainan dari kondisi masa lampau, komunikasi memakai surat sampai perlu waktu yang lama sampai ke. Walau bagaimanapun, perubahan tehnologi komunikasi timbulkan rugi, yakni turunkan intensif hubungan langsung antarmasyarakat.

Peralihan yang terjadi di kehidupan warga di beberapa negara ASEAN sebagai karena perubahan tehnologi transportasi dan komunikasi bisa disaksikan dalam beragam faktor, yakni sosial, ekonomi, budaya dan keamanan.

Peralihan di beberapa negara ASEAN karena perubahan teknologi transportasi dan komunikasi dalam faktor sosial ialah:

  1. Pertambahan jumlah warga dalam sekejap
  2. Keperluan transportasi massal makin tinggi untuk menghindar kemacetan
  3. Ramainya perdagangan manusia
  4. Kerja-sama luar negeri makin gampang.

Peralihan di beberapa negara ASEAN karena perubahan tehnologi transportasi dan komunikasi dalam faktor ekonomi ialah:

  1. Pertambahan penghasilan negara dari pajak dan penghasilan dari sewa ruang tinggal karena timbulnya pusat-pusat kegiatan warga, seperti pusat belanja, rekreasi, dan rumah yang dibutuhkan pendatang
  2. Nilai barang lokal semakin bersamaan tekad mata uang asing
  3. Beberapa barang asing makin gampang dicapai.

Peralihan di beberapa negara ASEAN karena perubahan tehnologi transportasi dan komunikasi dalam faktor budaya ialah:

  1. Terjadi akulturasi budaya dengan sadar atau mungkin tidak
  2. Peralihan proses nilai dan norma
  3. Berjalannya kecondongan pola hidup hedonis
  4. Aliran-aliran yang bersimpangan dengan budaya makin gampang masuk.

Peralihan di beberapa negara ASEAN karena perubahan tehnologi transportasi dan komunikasi dalam faktor keamanan ialah:

  1. Masalah keadaan keamanan satu negara makin rawan
  2. Narkotika dan obat terlarang makin mendapatkan tempat
  3. Jaringan barisan pengacau antarnegara makin gampang diorganisir.